Thursday, April 24, 2008

Langkah pertama menemukan Cinta


Setiap orang pasti akan menghadapi suatu fase atau suatu masa di mana mereka mulai menyadari kesendirian mereka dan merasakan adanya kebutuhan akan orang lain.
Yang dimaksud dengan orang lain di sini bukan lagi beberapa orang secara berkelompok namun SATU orang tertentu yang sangat khusus bagi kita. Pada masa inilah, seseorang akan merasa tertarik pada lawan jenisnya dan berusaha untuk menemukan sesorang yang ia rasakan 'cocok' baginya.


Orang yang mendapatkan pasangan hidup, cinta sejati, adalah orang yang mendapatkan anugrah dari Tuhan. Jika saat ini Anda sedang mencari atau berusaha untuk mendapatkan seorang pasangan hidup, itu berarti Anda sedang menantikan datangnya anugrah dari Tuhan secara khusus untuk Anda.Dengan Anda menggunakan cara cara yang benar, maka 'anugrah' dari Tuhan tersebut pasti akan datang pada Anda.

Kita masih belum mengetahui dengan jelas siapa yang akan Tuhan berikan untuk menjadi pasangan hidup Anda. Siapa cinta sejati Anda. Karenanya, dalam masa 'mencari cari' ini, Anda sangat membutuhkan 'rambu rambu' yang jelas dan benar dalam mencari cinta sejati Anda.

Karena itu, langkah pertama mari kita mulai dari dalam diri Anda. Hal ini akan menghindarkan Anda dari pernikahan dengan membayar 'harga' yang sangat mahal. Sebelum Anda memulai suatu hubungan, pastikan Anda sudah memiliki pengertian yang benar tentang arti sebuah pernikahan. Sebelum Anda mencari seseorang yang sungguh Anda ingin curahkan cinta Anda padanya, pastikan Anda telah mengerti arti cinta sesungguhnya. Mencintai seseorang dengan cara yang benar. Jika Anda telah memahami arti pernikahan sesungguhnya, jika Anda telah dapat mencintai orang di sekeliling Anda, orang tua Anda dengan 'mencintai dengan benar', maka cinta sejati akan datang menemui Anda, dan Anda pasti berbahagia seumur hidup Anda.

1. Anda harus sudah siap untuk memasuki masa berpacaran serius yang mengarah pada pernikahan.
Ketika berbicara tentang 'siap untuk berpacaran serius, siap untuk menikah', seringkali di konotasikan dengan usia. Meskipun ada benarnya, tetapi masalah usia bukanlah satu satunya ukuran bahwa seseorang sudah sungguh sungguh siap memasuki gerbang pernikahan. Hal ini karena kedewasaan kita dan karakter seringkali justru jauh lebih menentukan.

Sesungguhnya, masalah mencari jodoh, bukanlah hanya sekedar mencari pacar, atau mencari teman spesial yang sering Anda rindukan pada malam malam tertentu dan membuat Anda cemburu jika teman spesial itu bergaul dengan orang lain yang Anda anggap memiliki kelebihan kelebihan tertentu. Atau bahkan jika ada pecemburu buta, seakan akan seperti Anda mengikat pacar Anda dalam kamarnya.

Mencari jodoh lebih berbicara tentang mencoba menemukan orang yang dapat Anda sebut sebagai belahan jiwa Anda. Seorang yang dapat melengkapi dan menyempurnakan hidup Anda. Yang kemudian mengikatkan diri dalam suatu pernikahan untuk menjalani kehidupan ini bersama sama. Itulah sebabnya, jika Anda memang belum siap untuk melakukan komitmen melalui pernikahan, jangan berbicara tentang mencari pacar, mencari cinta sejati Anda.

Perhatikan, Anda tidak mencari pacar hanya karena Anda melihat semua teman Anda sudah memiliki pacar atau hanya ingin karena Anda ingin membunuh rasa sepi, tetapi karena memang Anda sudah siap untuk membina rumah tangga.

Memang usia tidak bisa mengukur kedewasaan seseorang; cara Anda meresponi suatu masalah, cara Anda menanggulangi sebuah tantangan, cara Anda bereaksi saat terjadi sesuatu yang buruklah yang seringkali menentukan seberapa besar kedewasaan Anda.

Kedewasaan menjadi syarat yang sangat penting karena saat Anda mulai serius dalam membangun hubungan dengan seseorang, Anda pun harus mulai mengenali seluruh keberadaan orang tersebut. Dan tidak ada satu orang pun yang sempurna!

Biasanya, yang sering terjadi, 'karena cinta', menutup mata terhadap semua kelemahan dan kekurangan yang dimiliki oleh calon pasangan . Cinta buta. Hal ini bisa menjadi bumerang di kemudian hari.

Tanpa kedewasaan, Anda tidak akan dapat melihat seseorang yang memang Anda sukai dengan keobyektifan yang akurat. Dengan Anda 'melihat seseorang secara obyektif' maka Anda akan dapat mengukur apakah Anda cocok untuk berpasangan dengan orang yang menarik perhatian Anda itu atau tidak.

Jangan merasa karena dikejar kejar taget, Anda mengacuhkan hal hal di atas. Anda lebih berharga dari yang Anda bayangkan. Jika Anda menghargai diri Anda dengan benar, Anda dapat menghargai orang yang Anda cintai dengan tulus dan benar pula. Jika Anda berusaha dengan cara yang benar dan berdoa, Anda pasti menemukan cinta sejati Anda. Selalu ada 'stok' di dunia ini. Selalu ada kesempatan baru bagi Anda yang sungguh sungguh berniat baik dan benar.

Dengan menimbang keberadaan dari calon pasangan Anda, Anda harus mengajukan pertanyaan : Apakah Anda sungguh sungguh mau mengikatkan diri Anda dalam komitmen seumur hidup (cinta sejati) dengannya dalam pernikahan?

Semua ini harus Anda ketahui dan putuskan, sebelum Anda memulai hubungan itu sendiri.

Hanya seorang yang sudah dewasalah yang dapat melakukannya.

Lanjut ke article ..langkah kedua atau pilih article lain di archive atau klik di bawah sini . Silakan Anda pilih .

-Ketika rasa cemburu datang, bagaimana itu terjadi, wajarkah?
-Bagaimana menemukan seorang yang berkualitas?
-Memberi kejutan manis untuk sang kekasih, apa manfaatnya bagi hubungan Anda?
-Menjadi single, 9 mitos tentang seorang single =)
-Apa yang harus dan tidak Anda lakukan,ketika dia menipu Anda
-Pernikahan Anda dari kecerdasan cara berhubungan Anda sekarang
-"Aku cinta kamu" Mengapa takut memberi cinta Anda?
-Apakah Anda seorang pemalu?
-Arti lain dari Cinta
-Opini tentang arti cinta sejati
-true love and chemistry :menemukan soulmate Anda
-Mengidentifikasi Cinta Sejati, Sex sebelum menikah





No comments: